Senin, 27 Agustus 2018

Bung Kus Komentator Sepakbola Favorite


Siapa komentator sepakbola favorite kalian?

Berawal dari menonton pertandingan Indonesia vs Hongkong di vidio dot com, disini saya ingin membahas tentang komentator sepakbola kawakan asal Jawa Barat, Muhamad Kusnaeni alias Bung Kus
Saat menonton pertandingan Indonesia vs Hongkong yang berakhir dengan kedudukan 3-1 untuk tuan rumah Indonesia, dimana pertandingan tersebut di pandu oleh Bung Rendra dan Bung Kus, terdapat komentar seperti berikut di kolom komentar vidio dot com

Karena itu saya ingin memperkenalkan komentator sepakola yang satu ini karena beliau menurut saya memilki kualitas yang baik dalam memaparkan analisa dan komentarnya mengenai sebuah pertandingan sepak bola.
Analisa yang ia kemukakan bukan lah berupa ramalan tak jelas tapi berdasarkan data dan fakta yang ia kumpulkan. 

Berikut sedikit biografi atau lebih tepatnya sedikit kisah tentang Bung Kus hingga terjun ke dunia komentator sepakbola. 
Sejak kecil Bung Kus memang sudah mencintai sepakbola. Ia banyak membaca artikel-artikel sepakbola, bahkan oleh-oleh yang ia minta kepada ayahnya adalah Majalah yang mengulas tentang sepakbola. Artikel-artikel yang menarik baginya pun dijadikan kliping untuk koleksi pribadinya hingga saat ini.

Seorang pecinta sepakbola kemungkinan besar ingin menjadi seorang pesepakbola profesional, begitu pula dengan Bung Kus kecil. Hanya mata nya yang minus menjadi penghalang saat ia menjalani tes untuk menjadi bagian dari klub sepakbola.
Namun kegagalan itu tak menyurutkan kecintaannya terhadap sepakbola. Bung Kus tetap dengan kebiasaanya yang rajin membaca artikel-artikel mengenai sepakbola, hingga ia akhirnya menjadi kolumnis untuk harian Pikiran Rakyat pada usia 17 tahun.

Setelah lulus kuliah dari Institut Teknologi Bandung pada tahun 1988, Bung Kus sempat menjadi wartawan VISTA TV di Jakarta.
Lalu ia mulai menjadi komentator sepakbola pada tahun 1994 di SCTV. Saat itu ia menjadi komentator untuk gelaran Piala Dunia 1994.

Pada tahun 1995, Bung Kus menjadi komentator untuk liga terpopuler saat itu Liga Italia di satiun TV Swasta lainnya RCTI.  Disinilah karier Bung Kus semakin melejit sebagai komentator sepakbola. Gaya bicaranya yang lugas dengan data-data yang tidak semua orang miliki membuatnya mendapatkan tempat di hati para penikmat sepakbola.
Presenter Ary Sudarsono pernah menjuluki Bung Kus sebagai “Komputer berjalan” dan “Perputaskaan berjalan” karena pengetahuan Bung Kus yang sangat luas tentang dunia sepakbola.

Atas kemampuannya tersebut RCTI mempercayainya selama  13 tahun sebagai komentator sepakbola.
Bagi saya pribadi yang sudah mengikuti sepakbola dari tahun 90an akhir, Bung Kus adalah salahsatu komentator terbaik yang pernah ada di Indonesia.

Ia membawakan analisanya dengan tertata dan rapih dan yang paling penting tidak lebay hehe. Suaranya pun nyaman untuk didengar membuat saya pribadi menjadikan Bung Kus sebagai Komentator sepabola favorite saya.
Saat ini komentator sepakbola khususnya di TV swasta banyak melakukan kesalahan dalam mengutarakan data dan bahkan saya pernah menonton pertandingan Liga Indonesia dimana komentatornya tidak mengerti peraturan offside atau mungkin ia salah persepsi dan tegang karena tampil di layar kaca.

Namun seorang komentator sepakbola menurut saya wajib untuk memiliki data akurat sebelum masuk kedalam ruang komentar karena kesalahan elementer seperti salah menyebutkan nama pemain masih sering terjadi.

Pada saat siaran berlangsung, saya berkewajiban untuk melakukan reportase. Saya selalu didukung oleh data-data yang sudah saya siapkan sejak awal. Barangkali perbedaan saya dengan banyak komentator lain, saya selalu merasa bahwa saya ini tidak pintar. Sehingga pada saat mau siaran, saya selalu menyiapkan diri dengan baik. Minimal empat jam sebelum siaran menyiapkan semuanya. Nama pemain, latar belakangnya, usianya, track record-nya seperti apa, sehingga ketika saya muncul di televisi, saya siap
Bung Kus pada wawancara dengan Perspektif Baru

Kamis, 23 Agustus 2018

Calon Mega Bintang Selanjutnya, Kylian Mbappe




Kylian Mbappé Lottin berhasil mengukir sejarah sebagai pemain kedua yang berhasil mencetak gol di Final Piala Dunia sebelum berumur 20 tahun menyamai pencapaian legenda dunia Pele.
Kylian Mbappe baru akan berusia 20 tahun pada 20 Desember tahun ini.

Di gelaran Piala Dunia tahun ini ia bermain sangat baik dan berhasil menciptakan empat gol sepanjang turnamen yang membantu Perancis dalam memenangkan gelar Piala Dunia ke dua mereka tahun ini.
Permainan apiknya itu pun mendapatkan pengakuan dari FIFA dengan merengkuh gelar individu sebagai pemain muda terbaik dalam turnamen empat tahunan tersebut.

Sinar kebintangan Mbappe memang sudah terlihat sejak ia memulai karir profesional sebagai seorang pesepakbola. Ia memulai karier profesionalnya dengan bergabung bersama Monaco.
Pada usia 16 tahun 347 hari ia melakukan debut profesionalnya di Ligue 1 Perancis. Saat itu ia berhasil memecahkan rekor klub sebagai pemain paling muda dalam melakukan debut di Ligue 1 mengalahkan rekor Thiery Henry sebelumnya.

Pada 20 Februari 2016 Mbappe mencetak gol pertamanya sebagai pemain profesional pada usia 17 tahun 62 hari dan kembali ia memecahkan rekor Thiery Henry untuk pemain Monaco termuda yang berhasil mencetak gol di Ligue 1.

Pada musim 2016/2017, Mbape sudah mulai menjadi pilahan utama di Monaco. Ia terus berkembang dan berhasil membubukkan hattrick pertamanya  saat menghadapi Stade Rennais di Coupe de la Ligue. Sementara itu di Ligue 1 ia berhasil mecetak hattrik pertamanya ke gawang Metz di usia 18 tahun dua bulan.
Kehebatan Mbappe tetap berlanjut ketika Monaco bermain di Champion League. Bahkan Mbappe menjadi inspirasi Monaco dalam menghentikan perlawanan Manchester City di babak 16 besar.

Kalah di leg pertama dengan skor 5-3, Monaco berhasil membalas dengan kemenangan 3-1 di depan publiknya sendiri dengan Mbappe berhasil mencetak gol pertama Monaco pada menit ke 8.
Walaupun laju Monaco harus berakhir di Semifinal ditangan wakil Italia Juventus, sinar Mbappe tetap tidak redup. Di musim 2016/2017 ia berhasil mencetak 26 gol dalam 44 pertandingan di semua kompetisi.

Artinya ia memiliki rataan gol di atas 50% setiap pertandingannya yang menunjukkan bahwa ia merupakan pemain kelas dunia.
Di musim berikutnya Mbappe memutuskan untuk pindah ke Paris kota kelahirannya. Ia pergi dari Monaco ke PSG  dengan status pinjaman (loan) dan opsi pembelian penuh setelah masa pinjamannya selesai untuk menghindari Financial Fair Play dari FIFA.

Ketika mengetahui kabar ini saya berpikir bahwa karier Mbappe akan meredup. Keputusan untuk pindah ke klub besar di usia muda dimana ia sebelumnya memilki karier cemerlang di Monaco, akan sangat berbahaya bagi kariernya.
Saya kira dia harus menunggu 2 hingga 3 tahun lagi untuk bergabung bersama tim bertabur bintang seperti PSG.

Akan tetapi anggapan saya ternyata salah besar. Ditengah kepungan pemain bintang berpengalaman seperti Neymar, Cavani, Draxler, dan Di Maria ia berhasil menjadi bagian penting PSG.

Mbappe bersama Neymar dan Cavani bahkan menjadi salah satu trio paling menakutkan di Eropa. Kombinasi ketiganya ini telah berhasi mencetak 89 gol di semua kompetisi. Dimana Mbappe berhasil mencetal 21 Gol dalam 44 pertandingan.

Mbappe sepertinya benar-benar akan menjadi pemain berlabel mega bintang di beberapa tahun kedepan ini. Di usianya yang begitu muda ia telah merasakan bermain di level tertinggi dalam dunia sepakbola dan bahkan berhasil menyabet beberapa gelar individu dan tim.
Berbicara tentang pemain berlabel mega bintang mungkin saat ini terdapat dua nama teratas, Lionel Messi dan Cristiano Ronaldo yang sudah mulai termakan usia.


BIla ia tetap dapat bermain konsisten bahkan meningkatkan level permainannya bukan tidak mungkin ia bisa mengikut jejak idolanya Cristiano Rinaldo dengan menggondol gelar Balon d’Or dan menjadi pemain belabel Mega Bintang. 



Referensi:
Wikipedia.Org

Selasa, 21 Agustus 2018

Cabang Olahraga Terbanyak sumbang Medali Asian Games




Asian Games 2018 di Indonesia sedang berlangsung dari tanggal 18 Agustus hingga 2 September 2018.
Atlet-atlet terbaik dari berbagai negara Asia sedang berkumpul di Indonesia untuk membela negara mereka masing-masing dalam memperebutkan medali Emas, Perak, dan Perunggu. Prestasi satu orang akan membanggakan satu negara, tentu kemenangan adalah tujuan setiap mereka yang ikut dalam ajang olahraga terbesar di Asia ini.

Indonesia sebagai tuan rumah pun pasti ingin mencapai prestasi maksimal. Tidak mau malu sebagai tuan rumah, Indonesia sudah mempersiapkan atlet-atlet nya dari jauh-jauh hari. Walaupun tidak semua cabang memiliki persiapan maksimal karena berbagai faktor mulai dari faktor internal maupun faktor eksternal yang banyak berhubungan dengan pendanaan.
Segala macam rintangan yang atlet-atlet kita rasakan semoga dapat menghasilkan sesuatu yang maksimal. Tapi, kita harus tetap realistis dengan kemampuan kita, optimis boleh tapi jangan berlebihan. Olahraga belum menjadi prioritas di negara kita ini.

Di tengah semua keterbatasan yang ada, Indonesia harus berbangga dan menghargai jasa para atlet yang telah berusaha untuk mengharumkan Merah Putih di ajang Internasional.
Tanpa mengesampingkan jasa para atlet yang berhasil meraih medali maupun yang telah berjuang namun gagal meraih medali. Berikut Cabang Olahraga terbanyak sumbang medali untuk Indonesia di Asian Games

7. Gulat

Gulat berhasil menyumbangkan 20 Medali untuk Indonesia.
Gulat meraih 7 Perak dan 13 Perunggu

6. Karate

Karate berhasil menyumbangkan 20 Medali untuk Indonesia.
Karate meraih 2 Emas, 7 Perak dan 11 Perunggu

5. Atletik

Atletik berhasil menyumbangkan 21 Medali untuk Indonesia.
Atletik meraih 4 Emas, 3 Perak dan 14 Perunggu

4. Tinju

Tinju berhasil menyumbangkan 24 Medali untuk Indonesia.
Tinju meraih 3 Emas, 8 Perak dan 13 Perunggu

3. Renang

Karate berhasil menyumbangkan 36 Medali untuk Indonesia.
Gulat meraih 6 Perak dan 30 Perunggu

2. Tenis

Tenis berhasil menyumbangkan 42 Medali untuk Indonesia.
Tenis meraih 15 Emas, 6 Perak dan 21 Perunggu

1. Badminton

Badminton berhasil menyumbangkan 91 Medali untuk Indonesia.
Badminton meraih 26 Emas, 25 Perak dan 40 Perunggu


Bila kita lihat 7 cabang olahraga di atas hanya Bulutangkis yang masih konsisten untuk bersaing di level Asia bahkan dunia. Cabang Olahraga lainnya mengalami penurunan prestasi cukup tajam.
Cabang Olahraga Tenis menjadi cabang olahraga yang mengalami penurunan prestasi secara signifikan. Padahal dari tahun 1962 hingga 2002 hanya sekali Tenis gagal menyumbang medali yaitu pada tahun 1970.

Nama-nama populer peraih emas seperti Yayuk Basuki, Suzanna Wibowo, Justedjo Tarik, Lita Sugiarto, Lanny Kaligis, hingga Angelique Widjaya dan Wynne Prakusya tidak memiliki penyambung prestasi di saat era mereka berakhir.

Penyebabnya??

 Melihat kondisi yang ada saya lebih condong menyalahkan kondisi yang kurang mendukung atlet untuk berkembang di Indonesia. Melihat prestasi Lalu Muhammad Zohri dan Fauzan Noor yang menjadi juara dunia di tengah keterbatasan seharusnya kita punya gambaran bahwa Indonesia memiliki banyak atlet berkualitas.
Hanya yang menjadi persoalan adalah atlet-atlet ini tidak memiliki ruang dan dukungan yang cukup untuk bisa berprestasi secara maksimal. Semoga Indonesia khususnya pemerintah pusat maupun daerah dapat lebih maksimal dalam mengembangkan potensi yang ada karena Indonesia punya potensi bersaing di level teratas.

Well, yang pasti semoga di Asian Games tahun ini Indonesia bisa meraih prestasi terbaik dengan meraih medali sebanyak mungkin. Semoga bisa mengalahkan rekor tahun 1962 dengan 11 Emas.



Referensi:
Wikipedia.org

Kamis, 16 Agustus 2018

Hewan yang Dapat Melihat Dalam Gelap



Ketika cahaya memantul dari sebuah objek dan menuju mata kita, maka cahaya tersebut akan melewati kornea menuju pupil lalu diteruskan ke lensa yang akan fokus pada objek tersebut. Disini retina akan menerima gambaran objek tersebut dan Photoreceptors yang ada dalam retina akan mengkonversi nya menjadi gelombang elektrik untuk dikirimkan ke otak. Gelombang tersebut lalu diterima oleh otak dan menjadi sebuah image yang sedang kita lihat. Begitulah proses mata dapat melihat sebuah objek.

Retina pada mata kita memilki dua bagian yaitu Rods dan cones (batang dan kerucut) . Rods dapat menangkap objek bergerak dan cahaya yang redup tetapi tidak bisa menangkap warna. Cones lah yang membuat kita dapat melihat warna pada sebuah objek dimana dibutuhkan cahaya yang cukup agar terjadi pantulan yang cukup kuat untuk menerima gelombang warna tersebut.
Manusia memiliki jumlah cones lebih banyak dibandingkan hewan pada umumnya yang membuat manusia dapat melihat dengan baik pada siang hari dan cukup baik saat keadaan minim cahaya.  

Akan tetapi semakin sedikit cahaya semakin sulit pula manusia untuk melihat sebuah objek. Maka dari itu manusia pada umumnya membutuhkan alat bantu untuk melihat dalam kegelapan seperti senter, lampu, atau obor untuk menambah intensitas cahaya ataupun kacamata infrared yang memungkinkan kita melihat dalam kegelapan walupun tidak dapat menerima warna objek.
Ditengah keterbatasan mata manusia di dalam kegelapan, hewa-hewan berikut ini memiliki mata yang dapat melihat di kegelapan. Bahkan ada yang dapat melihat di kegelapan total. Berikut hewan-hewan yang dapat melihat di dalam kegelapan,

1. Kucing


Kalian mungkin pernah melihat mata kucing bercahaya dikegelapan.

Mata kucing memiliki 25 rods per satu cone di dalam setiap mata mereka. Berbeda dengan mata manusia yang memilki perbandingan rods dan cones sebesar 4:1. Ini artinya kucing dapat melihat lebih baik di dalam kegelapan dibandingkan manusia walaupun para kucing ini kesulitan dalam melihat warna pada sebuah objek.
 Kucing hanya membutuhkan 1/8 cahaya yang dibutuhkan manusia pada umumnya untuk melihat sesuatu secara jelas. Selain banyaknya jumlah rods, mata kucing juga memilki kelebihan pada pupil nya. Dimana pupil mereka dapat melebar cukup besar untuk menerima cahaya lebih banyak.

Lalu mata kucing juga memilki jaringan reflektif dibelakang retina mereka yang disebut tapetum lucidum. Jaringan ini membuat cahaya memantul didalam mata mereka  yang membuat mereka membutuhkan lebih sedikit cahaya untuk melihat di kegelapan.
Jaringan tapetum lucidum jugalah yang membuat mata kucing dapat bercahaya di malam hari.

2. Burung Hantu


Burung hantu memiliki ukuran tubuh jauh lebih kecil dari manusia. Akan tetapi ukuran mata mereka hampir sama dengan kita. Dengan ukuran mata yang besar tersebut membuat burung hantu dapat menerima cahaya sebanyak mungkin. Hal ini membiat mereka dapat melihat di dalam kondisi minim cahaya.

BIla kita menempatkan burung hantu dalam lapangan seluas lapangan sepakbola dan menaruh satu lilin di dalam lapangan tersebut. Maka burung hantu dapat mendeteksi seekor tikus di dalam lapangan tersebut.
Ukuran bola mata yang sangat besar didandingkan tubuhnya yang mungil mengakibatkan burung hantu tidak dapat menggerakkan matanya seperti yang kita lakukan. Maka dari itu bila burung hantu ingin melihat ke kiri atau ke kanan mereka harus menggerakkan seluruh bagian kepala mereka.

Konsekuensi dari keadaan mereka ini membuat Burung hantu dapat menggerakkan kepala mereka hingga 270 derajat. Sehingga membuat mereka memiliki penglihatan yang cukup luas. 

3. Tarsius

Tarsius adalah primata kecil yang banyak ditemukan di Asia Tenggara. Tarsius memilki tubuh mungil dengan panjang sekitar 10 cm (tanpa menghitung ekor mereka) dan mata mereka sekitar 1 cm panjangnya.

Ukuran mata mereka ini cukup besar dibandingkan dengan tubuh mereka membuat Tarsius memilki rasio perbandingan ukuran mata dan tubuh terbesar dibandingkan hewan lainnya.
Seperti pada burung hantu, ukuran mata yang besar pada Tarsius membuat mereka dapat menerima lebih banyak cahaya dan dapat melihat objek lebih jelas dalam keadaan minim cahaya. Lalu mereka pun dapat memutar kepala mereka hingga 180 derajat.

Tarsius bahkan dapat melihat dikeadaan sangat gelap. Hal ini disebabkan oleh banyaknya jumlah rods dibalik mata mereka yang membuat mereka dapat mengumpulkan setiap photon yang tersisa. 
Menurut Proffesor Geoff Boxshall dari London’s Natural History Museum, mata mereka ini seperti night-vision goggles alias kacamata khusus di kegelapan.

4. Rusa, Kambing, Rakun


Hewan-hewan seperti Rusa, Rakun, kambing atupun domba memiliki jaringan spesial pada mata mereka seperti pada kucing yaitu tapetum lucidum yang membuat mata mereka bercahaya di kegelapan. 

5. Ular


Ular memilki jumlah rods yang sangat sedikit di dalam retina mereka, akan tetapi mereka memilki therma vision. Hal ini memungkinkan mereka untuk melihat suhu tubuh pada suatu objek. Kemampuan untuk melihat suhu tubuh ini memungkinkan ular untuk tidak tergantung pada cahaya saat memburu mangsa mereka.

6. Thraedfin Dragonfish


Thraedfin Dragonfish dan beberapa hewan bawah laut lainnya yang tinggal didalam area yang tidak terkena cahaya matahari dapat hidup dalam kegelapan. Selain mereka dapat membuat cahaya mereka sendiri Thraedfin Dragonfish memiliki keistimewaan lainnya, yaitu pada mata mereka yang dapat bekerja layaknya lampu senter.
“lampu senter” ini berada di balik mata mereka, dimana mereka dapat menghidupkan dan mematikannya sesuai keinginan mereka.



Referensi:
https://www.bbc.com
https://allabouteyes.com
https://www.essilor.co.id

 
Design by Free WordPress Themes | Bloggerized by Lasantha - Premium Blogger Themes | GreenGeeks Review