Kamis, 16 Agustus 2018

Hewan yang Dapat Melihat Dalam Gelap



Ketika cahaya memantul dari sebuah objek dan menuju mata kita, maka cahaya tersebut akan melewati kornea menuju pupil lalu diteruskan ke lensa yang akan fokus pada objek tersebut. Disini retina akan menerima gambaran objek tersebut dan Photoreceptors yang ada dalam retina akan mengkonversi nya menjadi gelombang elektrik untuk dikirimkan ke otak. Gelombang tersebut lalu diterima oleh otak dan menjadi sebuah image yang sedang kita lihat. Begitulah proses mata dapat melihat sebuah objek.

Retina pada mata kita memilki dua bagian yaitu Rods dan cones (batang dan kerucut) . Rods dapat menangkap objek bergerak dan cahaya yang redup tetapi tidak bisa menangkap warna. Cones lah yang membuat kita dapat melihat warna pada sebuah objek dimana dibutuhkan cahaya yang cukup agar terjadi pantulan yang cukup kuat untuk menerima gelombang warna tersebut.
Manusia memiliki jumlah cones lebih banyak dibandingkan hewan pada umumnya yang membuat manusia dapat melihat dengan baik pada siang hari dan cukup baik saat keadaan minim cahaya.  

Akan tetapi semakin sedikit cahaya semakin sulit pula manusia untuk melihat sebuah objek. Maka dari itu manusia pada umumnya membutuhkan alat bantu untuk melihat dalam kegelapan seperti senter, lampu, atau obor untuk menambah intensitas cahaya ataupun kacamata infrared yang memungkinkan kita melihat dalam kegelapan walupun tidak dapat menerima warna objek.
Ditengah keterbatasan mata manusia di dalam kegelapan, hewa-hewan berikut ini memiliki mata yang dapat melihat di kegelapan. Bahkan ada yang dapat melihat di kegelapan total. Berikut hewan-hewan yang dapat melihat di dalam kegelapan,

1. Kucing


Kalian mungkin pernah melihat mata kucing bercahaya dikegelapan.

Mata kucing memiliki 25 rods per satu cone di dalam setiap mata mereka. Berbeda dengan mata manusia yang memilki perbandingan rods dan cones sebesar 4:1. Ini artinya kucing dapat melihat lebih baik di dalam kegelapan dibandingkan manusia walaupun para kucing ini kesulitan dalam melihat warna pada sebuah objek.
 Kucing hanya membutuhkan 1/8 cahaya yang dibutuhkan manusia pada umumnya untuk melihat sesuatu secara jelas. Selain banyaknya jumlah rods, mata kucing juga memilki kelebihan pada pupil nya. Dimana pupil mereka dapat melebar cukup besar untuk menerima cahaya lebih banyak.

Lalu mata kucing juga memilki jaringan reflektif dibelakang retina mereka yang disebut tapetum lucidum. Jaringan ini membuat cahaya memantul didalam mata mereka  yang membuat mereka membutuhkan lebih sedikit cahaya untuk melihat di kegelapan.
Jaringan tapetum lucidum jugalah yang membuat mata kucing dapat bercahaya di malam hari.

2. Burung Hantu


Burung hantu memiliki ukuran tubuh jauh lebih kecil dari manusia. Akan tetapi ukuran mata mereka hampir sama dengan kita. Dengan ukuran mata yang besar tersebut membuat burung hantu dapat menerima cahaya sebanyak mungkin. Hal ini membiat mereka dapat melihat di dalam kondisi minim cahaya.

BIla kita menempatkan burung hantu dalam lapangan seluas lapangan sepakbola dan menaruh satu lilin di dalam lapangan tersebut. Maka burung hantu dapat mendeteksi seekor tikus di dalam lapangan tersebut.
Ukuran bola mata yang sangat besar didandingkan tubuhnya yang mungil mengakibatkan burung hantu tidak dapat menggerakkan matanya seperti yang kita lakukan. Maka dari itu bila burung hantu ingin melihat ke kiri atau ke kanan mereka harus menggerakkan seluruh bagian kepala mereka.

Konsekuensi dari keadaan mereka ini membuat Burung hantu dapat menggerakkan kepala mereka hingga 270 derajat. Sehingga membuat mereka memiliki penglihatan yang cukup luas. 

3. Tarsius

Tarsius adalah primata kecil yang banyak ditemukan di Asia Tenggara. Tarsius memilki tubuh mungil dengan panjang sekitar 10 cm (tanpa menghitung ekor mereka) dan mata mereka sekitar 1 cm panjangnya.

Ukuran mata mereka ini cukup besar dibandingkan dengan tubuh mereka membuat Tarsius memilki rasio perbandingan ukuran mata dan tubuh terbesar dibandingkan hewan lainnya.
Seperti pada burung hantu, ukuran mata yang besar pada Tarsius membuat mereka dapat menerima lebih banyak cahaya dan dapat melihat objek lebih jelas dalam keadaan minim cahaya. Lalu mereka pun dapat memutar kepala mereka hingga 180 derajat.

Tarsius bahkan dapat melihat dikeadaan sangat gelap. Hal ini disebabkan oleh banyaknya jumlah rods dibalik mata mereka yang membuat mereka dapat mengumpulkan setiap photon yang tersisa. 
Menurut Proffesor Geoff Boxshall dari London’s Natural History Museum, mata mereka ini seperti night-vision goggles alias kacamata khusus di kegelapan.

4. Rusa, Kambing, Rakun


Hewan-hewan seperti Rusa, Rakun, kambing atupun domba memiliki jaringan spesial pada mata mereka seperti pada kucing yaitu tapetum lucidum yang membuat mata mereka bercahaya di kegelapan. 

5. Ular


Ular memilki jumlah rods yang sangat sedikit di dalam retina mereka, akan tetapi mereka memilki therma vision. Hal ini memungkinkan mereka untuk melihat suhu tubuh pada suatu objek. Kemampuan untuk melihat suhu tubuh ini memungkinkan ular untuk tidak tergantung pada cahaya saat memburu mangsa mereka.

6. Thraedfin Dragonfish


Thraedfin Dragonfish dan beberapa hewan bawah laut lainnya yang tinggal didalam area yang tidak terkena cahaya matahari dapat hidup dalam kegelapan. Selain mereka dapat membuat cahaya mereka sendiri Thraedfin Dragonfish memiliki keistimewaan lainnya, yaitu pada mata mereka yang dapat bekerja layaknya lampu senter.
“lampu senter” ini berada di balik mata mereka, dimana mereka dapat menghidupkan dan mematikannya sesuai keinginan mereka.



Referensi:
https://www.bbc.com
https://allabouteyes.com
https://www.essilor.co.id

0 komentar:

Posting Komentar

 
Design by Free WordPress Themes | Bloggerized by Lasantha - Premium Blogger Themes | GreenGeeks Review