Senin, 24 Juni 2019

Risiko Pinjaman Dana Online Yang Jarang Diketahui Nasabah

Risiko Pinjaman Dana Online Yang Jarang Diketahui Nasabah

Pinjaman dana online? Sebagian orang pasti sedikit akan meragukan akan keabsahan pinjaman seperti ini. Menurut logika, pinjaman dana harus disertai dengan barang berharga yang dapat dijadikan sebagai jaminan. Namun bila memang ada pinjaman dana secara online, maka Anda sudah harus mulai mencari referensi yang tepat dalam hal ini. Agar rencana Anda untuk meminjam dana tidak menjadi boomerang suatu saat nanti.

Dan berbicara mengenai pinjaman dana online, apa yang menjadi landasan dalam pikiran Anda saat akan mencoba model pinjaman baru ini? Sebagian orang mungkin akan memikirkan masa depan bersama anak-anak, merenovasi rumah, membeli property, atau dana untuk bersenang-senang. Tapi tetap harus dipikirkan dengan pikiran yang jernih apakah langkah pinjaman ini tepat atau tidak. Karena sudah ada banyak sekali cerita tentang kerugian pinjaman model ini.

Berikut ini adalah beberapa risiko pinjaman dana secara online yang jarang diketahui orang awam, diantaranya adalah:

Tingginya Suku Bunga

Dengan adanya pinjaman online seperti ini, banyak masyarakat berbondong-bondong mendaftarkan diri untuk mengajukan pinjaman. Namun sayangnya pada saat tertera syarat dan ketentuan, mereka lupa untuk membaca dengan teliti. Banyak kasus yang terjadi, orang yang meminjam dana online ini teriak ketika tahu jumlah yang harus disetorkan, dan urung untuk membayarnya. 

Sedangkan jumlah bunga yang ada sudah tercantum jelas pada keterangan “S&K”. Meski demikian, bukan salah peminjam juga karena aturan akan suku bunga dana online ini tidak diatur oleh OJK mengenai berapa batasan bunga pinjaman online tersebut. Dan batasan bunga tetap diatur oleh pengembang atau perusahaan dana online tersebut.

Plafond Dana Pinjaman Kecil

Penting untuk diketahui bahwa risiko atas pinjaman online ini adalah plafond tanpa agunan yang tidak besar. Angka pinjaman hanya akan didapat sekitar Rp 5 juta ke bawah per pinjaman. Bila Anda perhatikan beberapa pinjaman dana online akan meminjamkan dana awal pinjaman sekitar Rp 1 juta. Yang kemudian akan bertambah nilai plafond dan jumlah pinjaman bila Anda berhasil melunasi pinjaman awal atau setelah mengambil pinjaman untuk kesekian kali.

Karena sifat dari pinjaman online ini termasuk cepat dan mudah, pastinya akan berimbas pada jumlah plafond yang ditawarkan. Nasabah tidak dapat mengambil pinjaman dalam jumlah besar untuk alasan apapun. Bila Anda tetap ingin meminjam dengan jumlah yang besar, maka bank adalah tempat yang tepat untuk Anda.

Data Pribadi Dijadikan Syarat Utama

Pada saat Anda memutuskan untuk meminjam dana secara online melalui aplikasi, kebanyakan perusahaan dana online akan meminta foto selfie Anda beserta dengan kartu identitas. Dan syarat tersebut mutlak harus Anda ikuti agar pengajuan pinjaman dana dapat cair. 

Namun, apakah terlintas dalam benak bahwa dengan memberikan selfie identitas kurang lebihnya berbagai macam informasi mengenai diri Anda pada orang lain yang tidak pernah kita ketahui.

Bila Anda sudah mengetahui dan menerima syarat yang diberlakukan agar pinjaman cair, tidak akan menjadi masalah. Hal tersebut menandakan bahwa Anda sudah siap menerima risiko yang akan didapatkan.

Biaya Tidak Terduga Bila Telat Bayar

Meminjam dana secara online tidak ada bedanya dengan kredit konvensional, di mana Anda harus membayar tagihan sesuai dengan tanggal jatuh tempo yang sudah ditetapkan. Sayangnya, banyak orang awam yang kurang memahami akan kebijakan tersebut. Mereka beranggapan bahwa kredit online ini berbeda dengan kredit konvensional.

Denda tetap berlaku bila Anda telat melakukan pembayaran, meskipun hanya telat satu hari dari tanggal jatuh tempo. Perusahaan dana online tetap akan mengenakan denda untuk pembayaran yang telat. Bahkan dengan alih membayar pinjaman yang disertai dengan bunga, Anda harus mengeluarkan biaya lebih dari yang harus dibayarkan.

Tagihan Terus Menerus

Berikut ini merupakan risiko yang harus Anda waspadai, meski tampaknya sepele namun sudah ada banyak orang yang merasakan dampak akan hal tersebut. Penagihan yang dilakukan via telepon berkali-kali, via SMS yang masuk setiap saat, bahkan yang paling parah adalah menelepon kerabat Anda untuk menanyakan keberadaan Anda. Pastinya akan mengganggu sekali untuk Anda, bukan?

Dan bila Anda tidak atau sama sekali tidak merespon penagihan tersebut untuk melunasi pinjaman, pihak kreditur tidak akan tinggal diam. Mereka akan tetap menagih Anda dimanapun berada. Oleh sebab itu, lakukan dengan segera pelunasan akan pinjaman Anda sebelum dikejar-kejar lembaga pinjaman dan aktifitas dapat berjalan dengan santai kembali.

Risiko Pinjaman Dana Online Yang Jarang Diketahui Nasabah

Namun akan lain ceritanya kalau Anda mencoba pinjaman dana online milik CekAja.com. Di mana Anda tidak perlu khawatir lagi dengan risiko di atas. CekAja.com menyediakan kemudahan pinjaman dana secara online agar Anda dapat membandingkan pinjaman atau kredit dengan agunan yang memiliki bunga murah dan sesuai kebutuhan dengan proses mudah. 

Karena prosesnya yang mudah, produk kredit ini memiliki beberapa kelebihan seperti memiliki cicilan ringan, syarat mudah, dan memiliki bunga rendah. Anda cukup menyerahkan syarat-syarat yang diperlukan, terutama aset yang akan dijaminkan, kemudian pengajuan aplikasi pun dapat dilakukan. Bunga pada pinjaman dana online yang diberikan pun cukup ringan dan murah. Melalui https://www.cekaja.com/kredit/pinjaman-online/ Anda akan dapat membandingkan beberapa penyedia pinjaman yang memiliki bunga rendah terbaik.

 
Design by Free WordPress Themes | Bloggerized by Lasantha - Premium Blogger Themes | GreenGeeks Review